Apa itu Good Manufacturing Practice (GMP)?


Good Manufacturing Practices (GMP) adalah istilah dalam industri manufaktur untuk menggambarkan standar yang diperlukan untuk mematuhi pedoman yang direkomendasikan oleh lembaga yang mengendalikan otorisasi dan lisensi pembuatan dan penjualan makanan dan minuman, kosmetik, produk farmasi, suplemen makanan, dan peralatan medis.


<img src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjHE1S-a1mOrr9k4O97TGQ6cEOhLpOE2CKUQ5woGJ6swo85z86kWGLKPrr2Hox7RIQN5EGDKz7oGUeYSv2jviOth6zOyLAsCazK4UOy5CP782L6LshXRpX2viU2qstkDHzDoOQM6zErilI/s320/Good_Manufacturing_Practices_adalah.jpg" alt="Pengertian Good Manufacturing Practices adalah"/>

Ada juga yang mendefinisikan Good Manufacturing Practice adalah sebuah sistem untuk memastikan bahwa produk diproduksi dan dikendalikan secara konsisten sesuai dengan standar kualitas. Ini dirancang untuk meminimalkan risiko yang terlibat dalam produksi farmasi apa pun yang tidak dapat dihilangkan melalui pengujian produk akhir. 

Sementara itu, Good Manufacturing Practice menurut WHO (World Health Organization) adalah aspek jaminan kualitas yang memastikan bahwa produk obat diproduksi secara konsisten dan dikendalikan dengan standar kualitas yang sesuai dengan tujuan penggunaannya dan sebagaimana disyaratkan oleh spesifikasi produk.

Cek juga: World Health Organization Adalah? (What is that?)

Jika diperhatikan ketiga definisi/pengertian diatas, agak mirip-mirip.

Selain disebut dengan Singkatan "GMP", Good Manufacturing Practices juga biasa menggunakan singkatan lain, semisal "cGMP".

Bagaimana sejarah tentang Good Good Manufacturing Practice (GMP)?

Draf teks WHO pertama tentang GMP diadopsi pada tahun 1968. Lalu, pada tahun 1969, ketika World Health Assembly (Majelis Kesehatan Dunia) merekomendasikan versi pertama Skema Sertifikasi WHO mengenai kualitas produk farmasi yang bergerak di pasar global, WHO menerima GMP WHO sebagai bagian dari skema yang tidak terpisahkan.